Nice

Tips Menjadi Sehat

Banyak cara untuk menjadi sehat

Olahraga Itu Penting

Mengapa olahraga itu penting?

Terbebas dari Penyakit

Banyak rang yang mudah terkena penyakit karena kurang makan dan olahraga

Banyak Minum

Mengapa harus banyak minum??

Minggu, 04 Maret 2018

Mengapa Olahraga Itu Penting??

Mengapa olahraga itu penting ? Pertanyaan anda akan terjawab dengan membaca artikel ini.
Mengapa olahraga dihubungkan dengan kesehatan ? Apa yang terjadi pada tubuh kita jika kita rutin ber- olahraga ?
Pertanyaan – pertanyaan di atas mungkin sudah biasa di lontarkan , ya karena kita harus tahu pentingnya olahraga untuk kesehatan jasmani. Sehingga semakin sadar akan berharga nya sehat dan penting nya olahraga.
 
Ya, olahraga sangat penting bagi tubuh kita, berolahraga secara teratur akan meningkatkan kesehatan seseorang secara keseluruhan. Dengan melakukan olahraga secara rutin kamu akan merasakan dampak yang positif terhadap kesehatan tubuhmu.
Jalan cepat setengah jam dapat menjaga kebugaran tubuh. Hal tersebut akan melancarkan peredaran darah dan kekebalan tubuh, serta meningkatkan stamina. Hal ini sangat mudah untuk dipahami. Kamu akan merasakan perbedaan nya setelah ber- olahraga.
Kamu akan merasa lebih segar dan berenergi sepanjang hari. Sebaliknya jika kamu jarang bergerak aku akan mudah merasa lelah dan lesu sepanjang hari.
 
Salah satu manfaat utama dari berolahraga adalah menjaga berat badan ideal. Salah satu cara alami untuk menurunkan berat badan adalah dengan berolahraga secara teratur.
Kamu akan membakar lebih kalorie yang tentunya akan sangat bermanfaat bagi tubuh , selain itu kamu juga akan mendapat bentuk tubuh yang menawan, karena tu adalah salah satu manfaat dari olahraga adalah penurunan berat badan.
 
Meningkatkan kekuatan fisik. Berolahraga secara rutin dapat menjaga tulangmu tetap kuat. Orang- orang yang menderita sakit punggung, sakit pundak, dan sejenisnya harus berolahraga secara rutin. Jika dilakukan dengan benar, maka rasa sakitnya sedikit-sedikit akan hilang.
 
Meningkatkan kekuatan mental. Tubuh yang sehat bukan hanya fisik yang kuat,tetapi juga mental yang kuat. Melakukan kombinasi dari olahraga secara teratur. Melakukan kombinasi dari olahraga secara teratur serta pola makan yang sehat memiliki dampak positif bagi otak. Hal tsb juga akan memperlancar aliran darah ke otak dan meningkatkan daya ingat.
 
Perkembangan Kepribadian. Menjaga tubuh tetap sehat dan bugar akan membuat kamu terlihat menarik, hal ini juga akan meningkatkan kepercayaan diri kamu dan mengembangkan kepribadian mu. Kamu akan merasa lebih segar sepanjang hari. Olahraga sangat penting bagi anak- anak, remaja ,lansia karena olahraga sangat berpengaruh terhadap perkembangan dan daya tahan tubuh anak, serta menjaga kesehatan lansia.

Olahraga sendiri memiliki berbagai macam, mulai dari olahraga indoor hingga olahraga outdoor , mulai dari olahraga yang tidak memerlukan gedung hingga olahraga yang memerlukan gedung seperti ( futsal, bulutangkis, tenis, basket ) , sekarang ini sudah banyak kita jumpai gedung-gedung olahraga baik dikota hingga di pedesaan sekalipun, namun ternyata itu semua belum memenuhi kebutuhan untuk berolahraga, bahkan kadang ada yang harus menunggu berjam- jam untuk berolahraga, seperti saja futsal lapangan nya pun selalu ramai bahkan kadang harus menunggu hingga berhari-hari sampai ada lapangan yang kosong. Untuk itu kami menawarkan jasa pembuatan lapangan olahraga kepada anda semua yang berminat membangung gedung olahraga impian anda. segera saja hubungi kami, dan wujudkan lapangan impianmu.

Sabtu, 03 Maret 2018

Tips Menjadi Sehat

Kesehatan menjadi hal yang pokok untuk menunjang segala aktivitas kita. Segala sesuatu akan mudah kita lakukan jika kondisi tubuh kita benar-benar sehat dan bugar. Ketika kita mengalami sakit, segala kenikmatan itu dengan sendirinya menjauh dari kita. Tidak enak makan, tidak nyenyak tidur bahkan banyak orang yang prustasi karena sakit yang dialaminnya. Menjaga kesehatn adalah sesuatu yang wajib kita lakukan. Banyak cara dalam menjaga kesehatan tubuh kita. Dalam tulisan kali ini saya mencoba berbagi tips tentang bagaimana menjaga agar tubuh kita tetap sehat. Diantaranya hal yang perlu kita perhatikan dalam menjada agar tubuh kita sealau sehat adalah :

1. Selalu berpikiran positif tentang segala hal, baik diri kita, orang lain atau lingkungan sekitar. Apalagi kepada Tuhan Yang Maha Esa.

2. Berusaha untuk menjaga pola makan yang baik dan selalu mengkonsumsi makan-makanan yang baik dan halal. Biasakan memakan makanan yang alami. Jauhi makanan yang banyak mengandung bahan pengawet. Dan biasakan sarapan sebelum berangkat kerja.

3. Berusaha untuk memenuhi standar tidur yang cukup dan berkualitas. Barang kali ukuran tidur yang cukup pada setiap orang dan setiapa usia berbeda-beda. Tapi bagi saya usia 30-an 5 jam tidur dalam semalam itu sudah cukup. Dan tidur yang berkualitas. Seperti apa tidur ang brekualitas nanti kita akan bahas dalam bahasan khusus.

4. Berusahalah untuk olah raga rutin setiap hari/setiap pagi, seperti joging atau ya sekedar main skiping gitulah. Tidak usah lama-lama cukup 15-30 menit. Sambil menghirup udara pagi yang masih segar.

5. Mandi setiap hari minimal 2 kali pagi dan sore. Kalo cuaca dingin dan anda alergi dingin pakailah air hangat.

6. Hindari merokok dan minum-minuman keras.
Ok….!!! Sekian dulu tips dari saya. Silahkan para pembaca menambahkan jika ada yang perlu ditambahakan. Tulis pada kolom komentar. Terimakasih

Jumat, 02 Maret 2018

6 LARANGAN KETIKA TIDUR



Tidur merupakan salah satu cara istrihat yang paling baik dan maksimal. Sebagian besar anggota tubuh akan beristirahat ketika tidur. Kekurangan tidur bisa berbahaya bagi kesehatan. Tidur yang cukup akan membuat tubuh menjadi segar kembali dan bersiap untuk melanjutkan aktivitas sehari-hari pada keesokan harinya. Namun tidur dengan cara yang salah juga bisa berakibat fatal dan menimbulkan penyakit. Inilah larangan-larangan ketika tidur yang wajib diketahui oleh semua orang.

1. Jangan tidur memakai jam tangan

Sebagian besar tidak mengetahui, jam tangan menandung gelombang radioaktif, meskipun tak banyak tapi jika keadaan ini berlangsung terus-menurus akan berbahaya bagi tubuh.

2. Jangan tidur memakai bh

Menurut hasil temuan para ahli dari amerika, bahwa memakai bh diatas 12 jam disinyalir berpeluang besar mengakibatkan kanker payudara.

3. Jangan meletakkan HP diranjang ketika tidur

Usahakan untuk menaruh hp jauh dari tempat tidur karena gelombang radioaktif yang terpancar dari HP bisa membayakan dan merusak system syaraf manusia.

4. Jangan tidur memakai kosmetik

Bersihkan kosmetik saat hendak tidur karena pemakaian kosmetik ketika tidur dapat menyumbat pori-pori wajah dan menimbulkan masalah kulit.

5. Jangan tidur dengan istri orang

Jangan-jangan anda tidak bakalan bangun lagi (karena dibunuh suaminya)

6. Jangan coba-coba jadi polisi tidur, apalagi di jalan tol

Pikirkan sendiri.. tanya kenapa?

Kamis, 01 Maret 2018

HATI YANG LEMBUT

Berbeda dengan Mama,  Papa mempunyai  cara tersendiri  untuk menunjukkan rasa cintanya kepada anak-anak dan keluarganya. Papa, tidak pernah sesering seperti mama mengatakan “aku sayang kamu ataupun kalian”.
Papa akan lebih sering melarangku untuk melakukan hal-hal ini dan itu, atau dengan kata-kata yang lebih kasar, “pakai seragam kok seperti itu, mau jadi apa kamu”, begitulah. Papa lebih banyak marah ketika anak perempuannya keluar rumah sendiri, daripada mengatakan dengan lembut.

“Dina, mau kemana kamu?!!”, jelas Papa melarangku untuk pergi seorang diri, meskipun itu hanya pergi ke toko untuk membeli beberapa kebutuhan.

Yah, aku bukan satu-satunya anak yang sering jengkel,  marah,  kecewa kepada seorang Papa, gumamku.

“aku sudah besar Pa, aku sudah bisa jaga diri !”, tentu saja aku protes dengan perlakuan Papa kepadaku. Jelas aku kecewa karena selalu saja dilarang dan diperlakukan seperti hidup di tahanan. Tapi, apa ternyata pendapat mama tentang Papa yang bersifat seperti itu .

“kamu beruntung sayang memiliki seorang Papa yang seperti itu, itu berarti dia sangat sayang sama kamu”, ujar mama membela papa. “tapi  Ma, aku kan sudah besar, bukan anak kecil lagi”, elakku tidak setuju dengan ucapan mama.

“Dina sayang, justru karena kamu sudah besar makanya Papamu jadi seperti itu, begitulah sosok seorang Papa, meskipun kamu bilang beliau kasar dan menjengkelkan tapi sebenarnya hati Papamu sangat sayang sama kamu, hati papamu lembut nak”, bela mama.

Bila kamu yang dinesehati begitu, apa kira-kira akan menerima nasehat ibuku? Tidak. Ya, sama denganku. Menurutku “Papa tetap egois, tidak memikirkan aku” semakin kesal dalam hatiku.

Aku memang gadis yang berbeda. Sampai usiaku yang ke-17 ini kemana-mana selalu diantar. Tidak boleh membuat acara sendiri. Aku selalu bertanya-tanya, benarkah papa sayang padaku?

“Lalu gimana seharusnya Papa menyayangimu nak?” Tanya Mamaku.

“Seharusnya Papa bisa seperti Mama yang pengertian” Jawabku jengkel.

“Memangnya Mama dan kamu bisa hidup jika Papa seperti itu?” Tanya Mamaku, yang membuatku mengeryitkan dahi.

Papa memang sangat berbeda cara menunjukkan sayangnya. Akupun selalu bertanyta-tanya “Kenapa Papa memperlakukanku tidak sama dengan cara memperlakukan ibu?” Pertanyaan ini semakin membuatku jengkel.

Sampai pada suatu malam yang larut, aku terbangun. Kemudian hendak minum ke dapur melewati ruang keluarga. Tak sengaja aku melihat Papa menghampiri Mama dengan membawa foto-fotoku ketika kecil.

Papa mengatakan “Ma, lihat 15 tahun yang lalu, lucu sekali ya si Dina”

“Iya dong, anak Mama…” balas Mama.

Papa tersenyum lalu menarik nafas yang dalam, kemudian berkata “Anak ini semakin cantik. Bahkan lebih cantik dari yang ku perkirakan dulu. Papa gak ingin ada lelaki hidung belang di luar sana yang menyakitinya, atau bahkan merenggut kehormatannya Ma. Papa ingin dia benar-benar mendapatkan laki-laki yang tepat, saat dia siap nanti”

Mendengar itu semua, dinding kemarahanku seakan runtuh. Tak kuasa aku menahan air mata melihat wajah Papa yang semakin terlihat tua itu. Sekarang aku mengerti. Mulai saat itu aku berjanji pada diriku sendiri untuk menyayangi Papa dan memaklumi ketegasannya.

— TAMAT —

Kamis, 16 November 2017

MIMPI (Cerpen)

          Namaku Ravi, dan kini aku duduk di bangku SMP (Sekolah Menengah Pertama). Aktivitasku di sekolah penuh dengan kegiatan organisasi serta menjadi relawan kegiatan sosial. Memang awalnya terasa berat, tapi itulah keinginanku. Keinginan dari dalam hati sanubari yang ingin meraih kesuksesan melalui pengalaman-pengalaman hidup di negeri rantauan. Sukses dimasa muda bukanlah sesuatu yang mustahil. Semua memerlukan waktu dan perjuangan yang luar biasa dan melakukan suatu kegiatan di luar kebiasaan kebanyakan orang. Bukan sekadar aktivitas biasa tetapi untuk menebus sebuah mimpi.
Ingin rasanya aku memiliki satu hari yang khusus dihadiahkan untukku. Hari dimana agar aku bisa beristirahat, sejenak menikmati hari libur. Sedikit menghirup udara segar dan terbebas dari rutinitas dalam kampus serta segelintir aktivitas luar sekolah. Rumahku yang jauh dan jadwalku yang begitu padat membuatku jarang liburan pulang ke rumah. Libur Idul Fitri dan Idul Adha adalah jadwal rutinku untuk menemui kedua orang tuaku. Hal inilah yang membuat aku selalu rindu dengan kedua orang tuaku, terutama ibuku.
Ibuku seorang menejer yang luar biasa. Mampu mengurusi semua urusan dalam negeri rumah tangga. Menjadi sosok guru yang terbaik, satu-satunya menteri pendidikan yang kukenal yang mengajarkan nama-nama benda di sekitarku. Mengenalkan agama pada semua anggota masyarakat dalam keluargamu. Menjadi menteri pertahanan yang selalu setia mewujudkan visi misi kehidupan yang sakinah, mawadah, warahmah.
Sosok itulah yang membuat hidupku tetap semangat menjalani hari-hari yang telah Tuhan susun secara sistematis. Hari ini harus lebih baik agar hidupku terus berjalan dan maju ke depan. Walau terkadang rasa capek dan bosan menghinggapiku, menghipnotis semua semangat yang ada. Tapi, aku selalu mencoba menepisnya. Aku tak ingin perjuangan dan kerja keras mereka di desa sia-sia hanya karena sikap malasku. Demi menebus impianku, aku ingin kuliah dengan benar, dan sungguh-sungguh. Aku tak ingin mengecewakan mereka. Pada tiap tetes keringatnya ada kesungguhan dan keikhlasan untukku, memenuhi semua titah Tuhan yang diamanahkannya.
Semester ini memang semester yang melelahkan, tiap harinya hampir melumpuhkan seluruh sel-sel otot tubuhku karena kegiatan praktik dan presentasi yang disambut dengan kegiatan mengajar disisa waktunya. Maklum sudah hampir lulus makannya aku tidak ingin selalu menggantungkan semua biaya hidupku pada orang tua. Aku lantas beranjak dari tempat tidur dan bergegas menuju kamar mandi. Dengan menarik napas dalam-dalam aku berkata. “Aku harus semangat..! Kamu tidak boleh malas, Vi.” Kataku sendiri mencoba untuk menyemangati. Ingat..! kamu harus segera merampas mimpimu itu dari jiwa malasmu.
Setiap pukul 2.00 dini hari aku buka jurnal praktik yang bertumpuk dengan buku-buku yang lain. Aku mencoba melihat pekerjaanku kemarin. “Huft… apanya yang salah, ya?!” Tanyaku yang bingung sekali. Beginilah pekerjaanku setelah kegiatan praktik. Mengerjakan pembahasan hasil praktik yang sering tidak sesuai dengan teori. Karena aku mengambil pendidikan fisika dan matematika, mau tidak mau aku harus bergelut dengan angka-angka yang aku sendiri tak tahu bagaimana menjelaskannya. Entah apa maknanya.
Mataku pun sudah mulai membengkak karena kelelahan aku ajak begadang. “Lebih baik, aku selesaikan setelah subuh saja.” Kataku sambil menutup buku. Aku langsung membaringkan tubuhku di atas kasur.
Malam itu, terkenanglah cita-cita semasa SD dulu. Saat itu terlintas dalam pikiranku ingin menjadi seorang guru. Bukan tanpa alasan, saat itu guru biologiku sangat mahir menjelaskan pelajarannya. Tidak hanya itu, dia juga mengajar bahasa inggris dan bahasa sunda yang membuatku terpesona. Aku ingin sekali menjadi guru karena guru ilmunya tidak pernah habis walau setiap hari diberikan pada orang lain.
Saat ini langit begitu cerah bertabur bintang-bintang nan menawan. Seperti kehidupanku saat ini, banyak teman disekelilingku. Namun kau rindu hadirnya rembulan, dialah ibuku yang paling berharga dalam hidupku. Membuat hidupku jauh lebih lengkap.
Angin malam kota Jakarta menerpa kulitku, terasa dingin hingga menusuk tulang. Aku merasakan kerinduan timangan kasur nan empuk di kamarku. Membawaku masuk dalam kamar. Perlahan-lahan, diriku dibawa terbang ke awan. Menyusuri pulau nan indah bersama ibuku. Kami sekeluarga terlihat gembira dan begitu menikmati. Aku melihat senyum yang begitu natural, senyum yang terpancar dari hati. Sesuatu yang ibu ekspresikan dengan tulus. Aku begitu senang melihat ibu bahagia. “Buatlah ibu bangga, Vi. Jangan biarkan orang lain merendahkan dan meremehkan kita. Aku yakin kamu pasti bisa membuat ibu tetawa dan bahagia lebih dari hari ini.” Kata ibu mengelus punggungku. Tangannya begitu hangat.
Hari-hari begitu cepat berlalu. Begitu mudah siang berganti malam dan malam berganti siang. Namun tak semudah kewajibanku sebagai siswa yang mengemban amanah berat dari orang tua agar cepat lulus. Itulah beban terberat, lebih berat dari mengangkat badanku sendiri.

Cerpen Karangan : Ravi Naufal S
Facebook : https://www.facebook.com/ravinaufals